SMP Negeri 4 Tempel melaksanakan kegiatan pembiasaan 7S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Sigap, dan Semangat) yang terintegrasi dengan penguatan literasi numerasi pada pekan pertama bulan Februari. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada hari Senin, 2 Februari 2026, bertempat di lingkungan sekolah, khususnya di depan gerbang sekolah serta di dalam kelas pada akhir kegiatan pembelajaran.
Pada pelaksanaan pagi hari, kegiatan dilakukan di depan sekolah sebelum peserta didik memasuki kelas. Bapak dan Ibu guru bersama tenaga kependidikan menyambut kedatangan peserta didik dengan penuh kehangatan melalui penerapan budaya 7S. Selain menyapa dan memberikan salam, siswa juga diajak berinteraksi secara edukatif dengan diberikan pertanyaan sederhana seputar penjumlahan dan perkalian bilangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan berpikir numeratif sejak awal aktivitas belajar di sekolah.
Selain dilaksanakan pada pagi hari, kegiatan penguatan literasi numerasi ini juga dilanjutkan pada akhir pembelajaran. Menjelang siswa pulang sekolah, guru kembali memberikan pertanyaan singkat terkait penjumlahan dan perkalian bilangan sederhana sebagai bentuk penguatan dan refleksi pembelajaran. Kegiatan tersebut dikemas secara ringan dan komunikatif sehingga tetap menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.
Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan berbagai unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, Bapak dan Ibu guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Kolaborasi seluruh warga sekolah menciptakan suasana yang tertib, ramah, dan edukatif. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya dibiasakan untuk bersikap santun dan disiplin, tetapi juga dilatih untuk mengasah kemampuan numerasi secara sederhana dalam situasi nyata.
Kegiatan 7S terintegrasi literasi numerasi ini merupakan wujud dukungan SMP Negeri 4 Tempel terhadap program penguatan literasi numerasi yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembiasaan yang positif, berkelanjutan, serta mendukung pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi dasar peserta didik secara holistik.